Meriahkan Syiar Islam, Kecamatan Batukliang Gelar MTQH XXXII dan Festival LASQI IV

Batukliang, 24 Juli 2026 — Pemerintah Kecamatan Batukliang kembali menunjukkan komitmennya dalam membumikan nilai-nilai Al-Qur'an serta melestarikan seni budaya Islami melalui penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur'an dan Hadis (MTQH) XXXII dan Festival Lembaga Seni Qasidah Indonesia (LASQI) IV Tingkat Kecamatan Batukliang Tahun 2026. Kegiatan yang secara resmi dibuka pada Jumat / Malam Sabtu (24 Juli 2026) ini dipusatkan di halaman Kantor Desa Tampak Siring dan akan berlangsung selama lima hari hingga 29 Juli 2026.

Pembukaan kegiatan berlangsung meriah dan dihadiri oleh Wakil Bupati Lombok Tengah, Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Lombok Tengah Dapil VI, Camat Batukliang, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca), kepala desa se-Kecamatan Batukliang, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan peserta dan masyarakat yang antusias mengikuti rangkaian acara.

MTQH XXXII dan Festival LASQI IV menjadi momentum penting dalam memperkuat syiar Islam sekaligus membangun karakter masyarakat melalui penghayatan terhadap nilai-nilai Al-Qur'an. Berbagai cabang perlombaan dipertandingkan, mulai dari seni baca Al-Qur'an, hafalan Al-Qur'an dan hadis, hingga cabang seni budaya Islami seperti qasidah, nasyid, dan musik bernuansa religi.

Dalam sambutannya, Camat Batukliang menegaskan bahwa penyelenggaraan MTQH dan Festival LASQI bukan semata-mata ajang kompetisi untuk sekedar meraih prestasi saja, tapi juga merupakan sarana pembinaan umat agar semakin mencintai, memahami, serta mengamalkan ajaran Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.

"MTQH dan Festival LASQI bukan hanya perlombaan, tetapi merupakan media dakwah yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap Al-Qur'an sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengimplementasikan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan bermasyarakat," ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk menemukan bibit-bibit unggul qari, qariah, hafiz, hafizah, serta pelaku seni Islami yang nantinya akan dipersiapkan mewakili Kecamatan Batukliang pada ajang MTQH dan Festival LASQI di tingkat Kabupaten Lombok Tengah.

Selain mencetak generasi berprestasi, penyelenggaraan Festival LASQI diharapkan mampu menghidupkan kembali seni qasidah, nasyid, dan berbagai kesenian Islami sebagai media dakwah yang efektif, sekaligus menjadi sarana pendidikan karakter bagi generasi muda di tengah derasnya arus perkembangan zaman.

Pemerintah Kecamatan Batukliang juga menaruh harapan besar agar MTQH dan Festival LASQI dapat terus menjadi agenda tahunan yang semakin berkualitas, melibatkan partisipasi masyarakat yang lebih luas, serta menghadirkan inovasi kegiatan yang mampu memperkuat sinergi antara nilai-nilai keagamaan, seni, budaya, dan pembangunan karakter.

Melalui penyelenggaraan MTQH XXXII dan Festival LASQI IV ini, Kecamatan Batukliang menegaskan komitmennya dalam membangun masyarakat yang religius, berakhlak mulia, serta menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup. Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata pelestarian seni budaya Islami sebagai warisan luhur yang memiliki peran strategis dalam memperkuat identitas keislaman dan kearifan lokal masyarakat Lombok Tengah.